Mengejar Berkah di Sela Tugas: Catatan Pengabdian Takmir-Takmirah untuk Madrasah Tercinta
Bagi kebanyakan orang, bel sekolah adalah tanda masuk atau pulang. Namun bagi kami, pengurus Takmir dan Takmirah Masjid Kanzul Hikmah, setiap jam di MAN Kota Surabaya adalah tentang panggilan pengabdian. Menjadi bagian dari jantung spiritual madrasah ini adalah kebanggaan sekaligus tanggung jawab yang luar biasa.
Sebelum teman-teman lain sibuk dengan buku pelajaran, tugas kami sudah dimulai sejak fajar menyapa. Di saat mentari mulai naik, kami bersiap menyambut kehadiran ratusan siswa untuk Pembiasaan Sholat Dhuha.
“Ayo teman-teman, luruskan shafnya!” seruan itu menjadi bagian dari keseharian kami. Mengatur barisan, memastikan mukena tertata rapi bagi Takmirah, dan mengecek sound system masjid adalah cara kami memastikan komunikasi antara hamba dan Sang Khalik berjalan syahdu tanpa kendala teknis.
Saat adzan Dzuhur dan Ashar berkumandang, itulah saat tersibuk kami. Di saat yang lain mungkin merasa lelah setelah pelajaran matematika atau fisika, kami harus tetap sigap. Kami belajar tentang manajemen waktu yang sesungguhnya: bagaimana caranya tetap berprestasi di kelas, namun tetap amanah menjaga masjid.
Melihat shaf yang penuh sesak hingga teras masjid memberikan rasa haru tersendiri bagi kami. Ada kepuasan batin saat melihat teman-teman bisa beribadah dengan nyaman karena kebersihan masjid yang kami jaga bersama.
Salah satu momen yang paling kami tunggu adalah saat kegiatan DIBA`AN. Di sinilah kami, Takmir dan Takmirah, duduk melingkar melantunkan Sholawat. Suara kami menyatu, memuji Baginda Nabi SAW di bawah kubah Kanzul Hikmah.
Bagi kami, DIBA`AN bukan sekadar program kerja, tapi cara kami “mengisi ulang” energi spiritual. Di momen ini, sekat antara senior dan junior hilang, berganti dengan rasa persaudaraan yang erat dalam balutan mahabbah kepada Rasulullah.
Menjadi Takmir dan Takmirah di MAN Kota Surabaya mengajarkan kami banyak hal:
- Kesabaran: Menghadapi ratusan karakter teman-teman saat mengatur shaf.
- Kedisiplinan: Harus menjadi contoh terdepan dalam hal sholat tepat waktu.
- Keikhlasan: Melayani umat tanpa mengharap imbalan, selain keberkahan ilmu.
Masjid Kanzul Hikmah bukan hanya gedung bagi kami, tapi rumah kedua. Kami adalah penjaganya, dan melayani ibadah kalian adalah kehormatan terbesar kami. Sampai jumpa di shaf terdepan besok pagi!
UNTUK DOKUMENTASI ADA DI LINK KAMI YA:
